Langsung ke konten utama

Stories Told

Dahulu kala hiduplah seorang putri boros nafas yang sangat cantik dipegunungan yang far far far away...sie putri ini baru saja terluka hatinya karna sang pangeran pujaan hatinya meninggalkan dia hanya untuk putri tak boros nafas diseberang pulau...jadi setiap malam sie putri boros nafas galau badai sambil menyanyikan lagunya tylor swift...dalam kesendiriannya dia sering membuat syair-syair seperti kisah keong dan cangkangnya...disaat sie putri boros nafas move on muncullah seorang pemuda rakyat jelatah sederhana yang mencoba menghibur dan mengajaknya dirinya menikmati seluruh proses kehidupan..sie pemuda sederhana mempunyai pandangan sendiri dalam menikmati kisah kehidupan,. maka dari itu dia tidak hanya mau mersakan kesenangan saja dalam kisahnya..dia juga ingin menemukan segala aspek yang dapat memperkuat hubungan..seperti amarah,kerinduan,kesalahpahaman,kepercayaan,keberanian,ketulusan dan banyak lagi...seiring berjalannya waktu siputri boros nafas bersahabat dengan sie pemuda..keduanya mempunyai banyak kesamaan..tidak terasa 1 bulan sdh mereka bersahabat hingga pada suatu hari sipemuda tiba2 meninggal ketika ingin memeluk sie putri diakibatkan siputri boros nafas mengambil semua oksigen disekitar pemuda..finally warga kampung sebelah bermusuhan dengan warga kampung tengah..



~ The End ~

So basically this story is written by Kimank a.k.a Firmansyah, S.KM., M.Kes. He is the 'Pemuda Rakyat Jelata'. It's funny when I read this story again after 4 years. But alhamdulillah he's doing well today and in a good health.

Time flies, indeed. It's been 4 years we got stuck together, and I enjoy every second with you. I really wish everything getting better. Amin :)





Komentar